Harga rangka baja ringan Taso sebenarnya lebih fluktuatif, naik turunnya dipengaruhi bahan baku besi baja global, ketebalan material (berstanda non SNI atau SNI), kelangkaan suplai, volume pembelian, hingga biaya distribusi maupun lokasi proyek. Menjadi salah satu tren pemulihan ekonomi global guna meningkatkan permintaan pasar yang berpadu bersama kebijakan pemangkasan produksi negara produsen besar. Inilah alasan mengapa nilai jualnya melonjak.
Faktor Naik Turunnya Harga Rangka Baja Ringan Taso
Ketika memilih material proyek konstruksi yang menggunakan material ini, perhatikan faktor-faktor yang pengaruhi naik turunnya harga rangka baja ringan Taso. Bertujuan agar perencanaan anggaran bisa lebih efisien dan memastikan mendapat bahan tepat sesuai kebutuhan. Berikut merupakan faktor yang mempengaruhi perubahan harga.
- Harga Bahan Baku Global
Fluktuasi harga bahan di dunia menjadi faktor utama yang bisa mempengaruhi biaya produksi dan berimbas ke lonjakan nilai jualnya. Hal ini bukan hanya sekali, melainkan sering terjadi karena pemanasan setiap tahun melonjak.
- Ketebalan dan Panjang
Ketebalan material rangka baja ringan Taso juga menjadi alasan naik turunnya harga jual. Mulai dari 0.65 mm, 0.75 mm, sampai 1.00 mm, masing-masing mempunyai karakteristik serta fungsi berbeda, tentunya sangat berpengaruh ke nominal.
Selain ketebalan, panjang juga ambil adil. Biasanya, ukuran standar rangka baja 6 meter, namun ada beberapa distributor menyediakan panjang khusus dan menyesuaikan permintaan proyeknya. Jika ukuran baja melebihi standar, otomatis nilai jualnya juga ikut naik. Begitu juga sebaliknya.
- Sertifikasi Standar Produk
Rangka baja ringan Taso memiliki sertifikasi SNI (Standar Nasional Indonesia) dan standar internasional lain. Umumnya dijual dengan harga lebih mahal. Adanya sertifikasi bertujuan menunjukkan jika produk yang dipasarkan sudah lolos seleksi serangkaian pengujian kualitas dalam memenuhi keamanan ketat.
- Lokasi dan Biaya Distribusi
Lokasi tempat membeli material juga jadi penyebab perubahan harga. Jika kota besar atau area dekat pusat distribusi, baik Jakarta, Surabaya, maupun Bandung, bisa dipastikan harga cenderung stabil dan kompetitif. Pasokan lebih terjamin berkat adanya distributor amanah sehingga beri harga bersaing.
Namun, jika berada di daerah terpencil jauh dari pusat distribusi, bisa dipastikan bahwa harganya jauh lebih tinggi. Disebabkan biaya logistik semakin besar, mencakup anggaran transportasi, pengiriman, sampai biaya penanganan rumitnya.
Jangan permasalahkan harga kompetitif. Hal ini karena biasanya barang murah itu kurang berkualitas. Dalam proyek konstruksi bangunan berkualitas, khususnya pada atap, rangka baja ringan Taso jadi pilihan tepat. Sebelum menggunakannya, utamakan kualitas yang sudah terbukti dan teruji dengan adanya standar SNI. Naik turunnya harga jual sudah lumrah terjadi. Asalkan kualitas terpenuhi dengan baik, harga rangka baja ringan Taso tinggi pun sama sekali tak masalah.
